Ubisoft Resmi Batalkan Prince of Persia: Sands of Time Remake!
Ditulis oleh M. Bahrul Ulum
Hai, Player Satu! Setelah bertahun-tahun terjebak dalam “development hell”, harapan kita untuk melihat aksi sang Pangeran memutar waktu dengan visual modern akhirnya harus pupus. Ubisoft baru saja mengumumkan kabar yang sangat mengecewakan: Prince of Persia: The Sands of Time Remake resmi dibatalkan.
Kabar ini bukan sekadar rumor, melainkan bagian dari langkah drastis Ubisoft yang sedang melakukan “reset” besar-besaran terhadap seluruh lini bisnis dan portofolio game mereka.
Akhir Perjalanan yang Berliku
Diumumkan pertama kali pada tahun 2020, proyek ini memang sudah terlihat “berdarah-darah” sejak awal. Mulai dari kritik visual pada trailer perdana, perpindahan studio pengembang dari India (Ubisoft Pune & Mumbai) ke Montreal, hingga beberapa kali penundaan.
Meski sempat dijanjikan akan rilis pada Januari 2026 ini, Ubisoft akhirnya menyerah. Alasan utamanya? Proyek ini dianggap tidak memenuhi standar kualitas terbaru yang mereka tetapkan dalam restrukturisasi perusahaan kali ini.
Detail Restrukturisasi Ubisoft 2026
Pembatalan Prince of Persia Remake hanyalah satu dari beberapa poin penting dalam rencana “Reset” perusahaan. Berikut adalah detail perubahan operasional yang dilakukan Ubisoft:
Pembatalan 6 Proyek Game: Selain Prince of Persia Remake, Ubisoft juga membatalkan 5 proyek lain yang sedang dalam tahap pengembangan awal, termasuk 3 judul IP baru dan 1 judul game mobile.
Penundaan 7 Judul Game: Sebanyak 7 game yang sebelumnya dijadwalkan rilis tahun ini diundur ke tahun 2027 untuk memastikan kualitas teknis yang lebih baik.
Pembentukan 5 “Creative Houses”: Struktur tim pengembang kini dibagi menjadi 5 kategori fokus: Open World, Live Service, Tactical Shooters, Action-Adventure, dan Mobile.
Penutupan Studio: Sebagai dampak dari efisiensi biaya, Ubisoft menutup dua kantor cabang mereka yang berlokasi di Halifax, Kanada, dan Stockholm, Swedia.
Pesan dari Developer
Lewat akun X resminya, tim Prince of Persia menyampaikan pesan yang cukup menyentuh. Mereka mengaku keputusan ini sangat sulit, namun mereka tidak ingin merilis produk yang justru merusak warisan legendaris The Sands of Time.
“Meskipun proyek ini memiliki potensi besar, kami tidak mampu mencapai level kualitas yang kalian harapkan. Melanjutkan pengembangan ini akan membutuhkan investasi dan waktu yang jauh lebih besar dari yang bisa kami komitkan saat ini.”
Fokus Masa Depan
Ubisoft menegaskan bahwa mereka akan mengalihkan fokus dan tenaga kerja dari proyek yang dibatalkan ke judul-judul besar yang memiliki peluang pasar lebih pasti. Meskipun remake The Sands of Time tidak lagi dilanjutkan, merek Prince of Persia secara keseluruhan tetap akan dikelola sebagai salah satu aset intelektual perusahaan di masa depan melalui proyek-proyek lainnya.
Bagi para pemain yang sudah melakukan pre-order di platform tertentu, disarankan untuk memeriksa kebijakan pengembalian dana (refund) sesuai dengan ketentuan toko digital masing-masing.
Bagaimana pendapat kalian mengenai langkah penghematan yang diambil oleh Ubisoft ini?
Tentang Player Dua
Di Player Dua, kami secara rutin membahas perkembangan terbaru di dunia game, termasuk konsol dan game-game terbarunya. Fokus kami mencakup berbagai platform mulai dari konsol, PC, hingga game indie dengan sudut pandang yang relevan bagi gamer Indonesia.
Kami juga terbuka untuk berbagai bentuk kolaborasi di industri game dan kreatif.
📨 Kontak kerja sama:
Email: business@playerdua.com
WhatsApp: 0812-9868-6988
Kami tunggu kesempatan buat ngobrol bareng kamu/kalian!



