Hai, Player Satu! Sucker Punch Productions, studio di balik Ghost of Tsushima dan Ghost of Yōtei. Meski game terbarunya berhasil meraih kesuksesan komersial, studio milik Sony tersebut dilaporkan melakukan pemutusan hubungan kerja (PHK) terhadap puluhan karyawannya.
Laporan ini pertama kali diberitakan oleh media Aftermath pada 26 Oktober 2026 berdasarkan keterangan mantan karyawan serta email internal yang diperoleh redaksi. Keputusan tersebut disebut berkaitan dengan kondisi pasar industri game dan kebutuhan tim untuk mengerjakan proyek berikutnya.
Sucker Punch PHK Puluhan Karyawan
Berdasarkan laporan awal Aftermath, sebanyak 26 karyawan terdampak keputusan tersebut. Namun, angka itu kemudian diperbarui menjadi 24 orang dalam laporan terbaru mereka.
Dalam email internal kepada staf, pihak manajemen menjelaskan bahwa keputusan diambil setelah mempertimbangkan tantangan pasar dan kebutuhan tenaga kerja untuk proyek selanjutnya. Manajemen juga menyatakan akan berupaya membantu karyawan yang terdampak selama masa transisi.
Studio tersebut juga menyampaikan bahwa mereka akan memberikan informasi lebih lanjut mengenai rencana kedepannya pada pekan berikutnya. Meski demikian, belum ada rincian mengenai proyek baru yang sedang dipersiapkan.
PHK Terjadi Setelah Ghost of Yōtei Meraih Kesuksesan
Keputusan PHK ini cukup mengejutkan karena Ghost of Yōtei berhasil mencatatkan penjualan yang kuat sejak dirilis untuk PlayStation 5 pada 2 Oktober 2025.
Sony sebelumnya mengumumkan bahwa game tersebut telah terjual sebanyak 3,3 juta kopi dalam 32 hari pertama. Sementara itu, berdasarkan estimasi Alinea Analytics yang diberitakan pada Oktober 2026, penjualannya diperkirakan telah melampaui 5,4 juta kopi.
Game ini juga mendapatkan ekspansi cerita Echoes of Sekigahara, yang dirilis bersama Ghost of Yōtei: Complete Edition pada 1 Oktober 2026. Pencapaian tersebut menunjukkan bahwa game terbaru Sucker Punch masih memiliki daya tarik komersial yang kuat.
Tantangan Industri Game Masih Berdampak pada Developer
Kasus Sucker Punch kembali memperlihatkan bahwa kesuksesan sebuah game tidak selalu menjamin keamanan pekerjaan bagi tim pengembangnya.
Dalam beberapa tahun terakhir, industri game global menghadapi berbagai tantangan, termasuk biaya produksi yang tinggi dan perubahan kebutuhan tenaga kerja. Dalam kasus ini, manajemen secara khusus menyebut kondisi pasar serta kebutuhan untuk proyek berikutnya sebagai pertimbangan pengurangan karyawan.
Hingga laporan tersebut diterbitkan, belum ada penjelasan terperinci mengenai identitas proyek baru Sucker Punch maupun posisi apa saja yang terdampak PHK.
Gimana menurut kalian?
Tentang Player Dua
Di Player Dua, kami secara rutin membahas perkembangan terbaru di dunia game, termasuk konsol dan game-game terbarunya. Fokus kami mencakup berbagai platform mulai dari konsol, PC, hingga game indie dengan sudut pandang yang relevan bagi gamer Indonesia.
Kami juga terbuka untuk berbagai bentuk kolaborasi di industri game dan kreatif.
📨 Kontak kerja sama:
Email: business@playerdua.com
WhatsApp: +62 898 5306 868 (Arul)
Kami tunggu kesempatan buat ngobrol bareng kamu/kalian!


