Hai, Player Satu! Nintendo melakukan langkah besar di GitHub pada 17 Agustus 2026 — dalam satu hari, mereka mengajukan tujuh DMCA anti-circumvention notice secara serentak yang berhasil menghapus lebih dari 400 repository emulator Nintendo Switch. Ini adalah salah satu operasi DMCA terbesar yang pernah dilakukan Nintendo terhadap komunitas emulator dalam satu waktu.
Siapa Saja yang Terdampak?
Target utama dari ketujuh notice tersebut adalah repository yang berhubungan dengan beberapa proyek emulator Switch yang sudah lama menjadi sasaran Nintendo:
Suyu — penerus Yuzu yang muncul setelah Yuzu ditutup lewat settlement pada Februari 2024. Ini adalah target terbesar: karena jaringannya melebihi 100 repository, GitHub memproses notice tersebut terhadap seluruh network sekaligus — mencakup 311 repository dalam satu penghapusan.
Skyline — emulator Switch untuk Android yang sudah berhenti beroperasi sejak 2023. Meski proyeknya sudah lama tidak aktif, Nintendo tetap menargetkan jaringan 29 repository Skyline yang masih tersimpan di GitHub — termasuk kode yang sudah diam selama bertahun-tahun.
Sisanya mencakup berbagai fork Yuzu dalam berbagai bentuk: port Android, build Early Access, serta beberapa varian independen lainnya — total mencakup puluhan repository tambahan di luar Suyu dan Skyline.
Argumen Hukum Nintendo
Dasar hukum yang digunakan Nintendo identik di semua tujuh notice: emulator-emulator tersebut menggunakan salinan tidak sah dari kunci kriptografi milik Nintendo untuk mendekripsi game Switch yang dilindungi enkripsi — sebuah tindakan yang melanggar DMCA anti-circumvention provisions.
Sebagai preseden, Nintendo mengutip dua kasus sebelumnya — keduanya tidak pernah diuji di pengadilan dalam kapasitas penuh. Pertama, consent judgment terhadap Tropic Haze (pengembang Yuzu) yang berakhir dengan settlement $2,4 juta pada 2024. Kedua, default judgment sebesar $17.500 terhadap streamer Jesse Keighin pada Oktober 2025 — kasus yang berakhir dengan default setelah Keighin berhenti merespons dan dilaporkan menghancurkan bukti.
Tantangan yang Tidak Pernah Benar-Benar Selesai
Setiap emulator dalam daftar ini sebenarnya sudah “seharusnya” sudah tidak ada lagi — tapi semuanya di-fork, di-mirror, atau dihidupkan kembali, yang kemudian menempatkan mereka kembali di radar Nintendo.
Pola ini sudah berulang sejak Yuzu pertama ditutup pada 2024. Ryujinx menyusul pada Oktober tahun yang sama. Suyu muncul sebagai penerus. Dan kini, versi-versi fork dari semua itu sudah tersebar ke ratusan repository sebelum akhirnya dihapus lagi.
Bagi Nintendo, menghapus repositori dari GitHub adalah hal yang sederhana. Yang lebih menantang adalah memastikan kode itu tetap tidak muncul di internet — karena cabang baru bisa muncul lagi lebih cepat daripada waktu yang dibutuhkan Nintendo untuk mengeluarkan pemberitahuan baru.
Tentang Player Dua
Di Player Dua, kami secara rutin membahas perkembangan terbaru di dunia game, termasuk konsol dan game-game terbarunya. Fokus kami mencakup berbagai platform mulai dari konsol, PC, hingga game indie dengan sudut pandang yang relevan bagi gamer Indonesia.
Kami juga terbuka untuk berbagai bentuk kolaborasi di industri game dan kreatif.
📨 Kontak kerja sama:
Email: business@playerdua.com
WhatsApp: +62 898 5306 868 (Arul)
Kami tunggu kesempatan buat ngobrol bareng kamu/kalian!


