Nintendo Beri Kode Splatoon 4 Masih Akan Dibuat — Inoue Jelaskan Kenapa Raiders Jadi Spin-off Dulu
Ditulis oleh Rizky Prasetya Athek
Hai, Player Satu! Di tengah rilis Splatoon Raiders yang baru saja keluar kemarin, Nintendo mempublikasikan wawancara Ask the Developer Vol. 22 yang membahas proses pengembangan game tersebut. Tapi satu pernyataan dari produsernya langsung mencuri perhatian komunitas — konfirmasi tersirat bahwa Splatoon 4 memang sedang dalam rencana, dan penjelasan mengapa Raiders dibuat sebagai spin-off terlebih dahulu.
Pernyataan Inoue yang Bikin Fans Lega
Saat ditanya mengapa Nintendo merilis spin-off alih-alih langsung ke Splatoon 4, Produser Seita Inoue memberikan jawaban yang cukup jelas. Ia menyebut bahwa setelah lebih dari 11 tahun mengembangkan dan mengupdate tiga judul Splatoon berturut-turut, tim ingin mencoba pendekatan yang sedikit berbeda — sebuah pengalaman yang bisa dinikmati sendiri dan menonjolkan elemen non-kompetitif seperti Salmon Run dan Story Mode sebagai daya tarik utama, bukan sekadar fitur sekunder.
Yang paling penting, Inoue secara eksplisit menyatakan: “Kami akan terus mengembangkan gameplay kompetitif ke depannya. Itulah mengapa kami mengembangkan game ini sebagai spin-off dan bukan sebagai Splatoon 4.”
Pernyataan itu — sekali pun tidak mengumumkan Splatoon 4 secara resmi — menjadi konfirmasi paling jelas sejauh ini bahwa seri mainline Splatoon tidak berakhir di sini.
Raiders Lahir dari Salmon Run
Dalam wawancara yang sama, Direktur Yoshihiko Ito menjelaskan asal-usul konsep Splatoon Raiders secara lebih rinci. Ide awalnya muncul ketika tim sedang menyelesaikan update untuk Splatoon 3 dan mulai bertanya-tanya: bagaimana kalau Salmon Run — mode co-op empat pemain yang sudah ada — diadaptasi menjadi pengalaman single-player penuh?
Percobaan pertama membawa mereka ke konsep game pertahanan basis — pemain memasang jebakan dan membiarkannya bekerja sendiri melawan gelombang Salmonid. Tapi hasilnya tidak terasa seperti Splatoon. Tim menyadari bahwa inti dari franchise ini adalah intensitas aksi yang terus-menerus — bertarung, mengecat, berubah wujud, melompat — semuanya dalam waktu singkat. Ketika fokus berpindah ke membangun benteng, “rasa Splatoon” itu hilang.
Dari sana, tim melakukan perubahan besar: alih-alih menempatkan jebakan dan menunggu, pemain diberi gadget yang memperluas jangkauan aksi secara dinamis — melompat tinggi, melesat ke depan, melempar perangkat. Sistem inilah yang akhirnya jadi tulang punggung Splatoon Raiders.
Konsep “Pleasant Busyness”
Inoue mendeskripsikan tujuan utama game ini dengan frasa yang cukup menarik — “pleasant busyness” atau kesibukan yang menyenangkan. Ia membandingkannya dengan atlet profesional yang sudah sangat terlatih, atau karyawan ahli di lini produksi yang bergerak dengan presisi luar biasa tanpa perlu berpikir lagi. Tujuannya adalah membuat pemain mencapai kondisi serupa — di mana semua aksi mengalir secara alami setelah terbiasa dengan sistem gadget dan senjata yang terus berkembang.
Dengan Splatoon Raiders yang jelas diposisikan sebagai jeda kreatif — bukan akhir dari seri — dan pernyataan Inoue yang menegaskan komitmen terhadap gameplay kompetitif, fans bisa cukup optimis bahwa Splatoon 4 pada akhirnya memang akan datang. Kapan tepatnya, Nintendo belum memberikan petunjuk apapun — tapi setidaknya sekarang sudah ada konfirmasi bahwa pintu ke sana masih terbuka.
Splatoon Raiders sudah tersedia eksklusif di Nintendo Switch 2 sejak 23 Juli 2026 seharga $49.99.
Tentang Player Dua
Di Player Dua, kami secara rutin membahas perkembangan terbaru di dunia game, termasuk konsol dan game-game terbarunya. Fokus kami mencakup berbagai platform mulai dari konsol, PC, hingga game indie dengan sudut pandang yang relevan bagi gamer Indonesia.
Kami juga terbuka untuk berbagai bentuk kolaborasi di industri game dan kreatif.
📨 Kontak kerja sama:
Email: business@playerdua.com
WhatsApp: +62 878 8521 8730 (Irfan)
Kami tunggu kesempatan buat ngobrol bareng kamu/kalian!


