Hai, Player Satu! Netflix dan SEGA baru saja mengumumkan kemitraan besar yang mencakup tiga proyek adaptasi sekaligus — film Crazy Taxi, film Stranger Than Heaven, dan serial animasi Sonic the Hedgehog baru yang ditujukan untuk penonton anak-anak. Ketiganya diumumkan bersamaan pada 14 September 2026, dan tidak satu pun dari proyek tersebut yang saat ini memiliki tanggal rilis resmi.
Crazy Taxi: Komedi Live-Action
Film Crazy Taxi akan ditulis oleh Dan Gregor dan Doug Mand — duo penulis di balik reboot The Naked Gun yang sukses tahun lalu. Pilihan penulis ini memberi gambaran yang cukup jelas soal tone yang diinginkan: komedi live-action yang energetik, sesuai dengan semangat punk-rock dari game originalnya.
Untuk produksinya, Neal H. Moritz dan Toby Ascher dari Original Film — duo yang juga memproduksi film-film Sonic the Hedgehog — akan menjadi produser bersama Toru Nakahara dari SEGA. Pengalaman Moritz dan Ascher dengan adaptasi game SEGA sebelumnya membuat nama mereka hadir di proyek ini terasa sangat natural.
Crazy Taxi: World Tour — game terbaru dalam franchise ini — dijadwalkan rilis di 2027. Kemungkinan besar film ini akan hadir setelah atau bersamaan dengan momentum game tersebut.
Stranger Than Heaven: Crime Film Live-Action
Film Stranger Than Heaven akan menjadi adaptasi live-action dengan genre crime, diproduksi oleh Toru Nakahara. Berbeda dari Crazy Taxi yang sudah punya tim penulis, detail kreatif dari film ini — termasuk sutradara dan penulis skrip — belum diumumkan.
Dengan struktur cerita game-nya yang merentang beberapa era dan kota sekaligus, adaptasi Stranger Than Heaven ke live-action memberikan Netflix sebuah proyek yang secara nada sangat berbeda dari Crazy Taxi maupun serial Sonic yang baru.
Game-nya sendiri rilis 15 Januari 2027 di PS5, Xbox Series X|S, dan PC.
Serial Animasi Sonic Baru
Serial animasi Sonic baru ini dikembangkan oleh Carlos Stevens dan Toru Nakahara, ditujukan untuk penonton taman kanak-kanak — digambarkan sebagai serial yang “tinggi energi, komedi, tapi tetap membumi secara emosional, dibangun untuk anak-anak yang ingin sedikit edgy, sedikit berkarakter, dan penuh ‘ini kru-ku’”.
Ini berbeda dari Sonic Prime yang lebih dulu ada di Netflix — tiga season Sonic Prime dalam format 3D sudah tersedia di Netflix, dan serial baru ini tampaknya diposisikan untuk kelompok usia yang lebih muda dan dengan pendekatan yang berbeda.
Pernyataan Resmi dari Kedua Pihak
Shuji Utsumi, Presiden dan COO SEGA, menyatakan bahwa melihat Netflix menangani Sonic, Crazy Taxi, dan Stranger Than Heaven dengan dedikasi yang sama seperti yang mereka terapkan pada format-format lain adalah sesuatu yang membuat SEGA sangat bangga. Ia menegaskan bahwa fandom dari ketiga game ini layak mendapat storytelling yang menghormati apa yang membuat masing-masing judul spesial (via: Variety).
Brandon Riegg, VP Nonfiction dan Transmedia Netflix, menyebut bahwa ketiga proyek ini mencerminkan pendekatan yang sangat strategis — mengerjakan tiga era SEGA yang sama sekali berbeda dalam satu pengumuman.
Kalian paling penasaran sama project yang mana?
Tentang Player Dua
Di Player Dua, kami secara rutin membahas perkembangan terbaru di dunia game, termasuk konsol dan game-game terbarunya. Fokus kami mencakup berbagai platform mulai dari konsol, PC, hingga game indie dengan sudut pandang yang relevan bagi gamer Indonesia.
Kami juga terbuka untuk berbagai bentuk kolaborasi di industri game dan kreatif.
📨 Kontak kerja sama:
Email: business@playerdua.com
WhatsApp: +62 898 5306 868 (Arul)
Kami tunggu kesempatan buat ngobrol bareng kamu/kalian!




